DISBUDPORA Kabupaten Bekasi menyalurkan bonus untuk atlet dan pelatih berprestasi

INDEKSBEKASI.COM, KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Disbudpora Kabupaten Bekasi menyalurkan bonus senilai Rp20 miliar lebih kepada atlet dan pelatih berprestasi di ajang SEA Games XXXII/2023 Kamboja, ASEAN Para Games XII/2023 Kamboja serta PON XXI/2024 dan Peparnas XVII/2024 Solo.

Penyaluran bonus melalui skema transfer langsung ke rekening penerima sekaligus diserahkan secara simbolis kepada perwakilan atlet berikut pelatih di Cikarang, Senin (3/2) dihadiri unsur Forkopimda, pemerintah daerah serta pengurus badan otoritas olahraga setempat.

Kadisbudpora Kabupaten Bekasi Iman Nugraha mengatakan bonus diberikan kepada enam kategori penerima antara lain 15 atlet peraih medali SEA Games XXXII/2023 di Kamboja atas pencapaian tujuh medali emas, dua perak serta 12 perunggu dengan total nominal Rp1,22 miliar.

Sebanyak tiga atlet asal Kabupaten Bekasi yang menjadi duta Indonesia di ajang ASEAN Para Games XII/2023 Kamboja menerima bonus senilai total Rp255 juta atas koleksi satu medali emas, satu perak dan tiga perunggu.

Kemudian 139 atlet PON XXI/2024 Aceh-Sumut menerima Rp11,395 miliar setelah mengoleksi 53 emas, 40 perak serta 56 perunggu untuk kontingen Jawa Barat sekaligus menjadi penyumbang terbesar medali bagi ‘Bumi Pasundan’ dalam memenuhi target juara umum tiga kali secara berturut-turut.

Begitu pula dengan 40 atlet Peparnas XVII/2024 Solo, Jawa Tengah yang diganjar bonus senilai total Rp3,967 miliar atas pencapaian impresif usai menyumbangkan 18 emas, 20 perak serta 21 perunggu bagi kontingen Jawa Barat.

“Apresiasi juga kami berikan kepada dua kategori pelatih masing-masing 34 pelatih PON XXI/2024 Aceh-Sumut senilai Rp2,69 miliar serta delapan pelatih Peparnas XVII/2024 Solo sebesar Rp800 juta sehingga total bonus yang kami salurkan Rp20,3 miliar, belum termasuk Rp2 miliar lebih pajak yang ditanggung pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu Penjabat Bupati Bekasi Dedy Supriyadi mengatakan pemberian penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mendukung kemajuan dunia olahraga.

Ia mengatakan sebagai bentuk apresiasi, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran yang bersumber dari APBD 2025 untuk memberikan bonus kepada para atlet dan pelatih berprestasi.

Sesuai komitmen pemerintah daerah, bonus sebesar Rp100 juta diberikan kepada atlet peraih medali emas, medali perak Rp75 juta, dan Rp50 juta untuk medali perunggu. Seluruh bonus diberikan langsung tanpa potongan. Pemkab Bekasi menanggung pajak dari bonus tersebut.

“Total bonus yang diberikan Rp22 miliar termasuk pajak yang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah. Bonus ini langsung disalurkan kepada atlet dan pelatih berprestasi,” katanya.

Menurut dia prestasi yang diraih para atlet bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi melainkan juga membawa nama harum bagi keluarga serta Kabupaten Bekasi baik di tingkat provinsi, nasional hingga internasional.

“Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus menginspirasi generasi muda Kabupaten Bekasi agar semakin giat berlatih dan berjuang di dunia olahraga,” katanya.

Dedy mengajak segenap pihak terkait untuk terus menjalankan pembinaan secara berkelanjutan mengingat mempertahankan prestasi jauh lebih sulit daripada meraih.

“Karena Kabupaten Bekasi telah dikenal sebagai daerah pencetak atlet unggulan dan kita harus terus menjaga tradisi ini. Bagi atlet yang belum berhasil meraih medali, jangan berkecil hati. Perjalanan masih panjang dan setiap usaha yang telah dilakukan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan di masa depan. Jadikan pencapaian hari ini sebagai pijakan untuk melangkah lebih tinggi lagi,” ucapnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *